MODAL NAMPANG

 





  ''Kelakuan ABG Zaman Sekarang'' seringkali bergaya BBG maksudnya adalah Bener-Bener Gemesin.

     Ada gadis ABG berdandan cantik, lalu pergi ke mall ajak teman, tapi cuma bawa uang 50 ribu. Sampai di mall dengan tampang super pede masuk ke oulet yang jual baju & asesoris mahal, diambil bajunya lalu dicoba di kamar pas.  Lalu photo-photoan dengan gaya super narsis. Setelah puas photo-photoan, bajunya dilepas lalu dikembalikan lagi ke display. Terus keluar dari mall cuma bayar uang parkir doang.

  Sampai dirumah, foto hasil jepretan yang pake baju bagus di mall tadi di upload ke FB. Trus update status… "Huft, kesel habis shopping sampek uang 500 ribu ludes"..

Kemudian status dikomen sama ibunya, "Loh, bukannya mama cuma ngasih uang 50 ribu? Dimana kamu dapet sisanya, atau jangan-jangan kamu...?" Karena malu, langsung akun fb ibunya di blockir.

  Trus kalau dijempoli atau di 'like' sama teman-temannyanya, langsung dikomen… ''Iyah, capek banget sampai tepar nih gua sekarang, coz seharian shopping. Kapan gua ke mall lagi temanin yach… kalau bisa sekalian bayarin…!''

  Wkwkwkwkwk… Haloooooo…….Ada yang pernah lakuin kayak gini, atau ada yang nambahin??

  Sahabat tawa, banyak orang dalam hidup mengejar kata “wah” agar ditujukan kepadanya sebanyak-banyaknya. Missal, “wah”... bajunya keren. “Wah”…  gadgetnya canggih, atau “wah” berliannya…ekslusif…dll. Padahal kata”wah” itu bersaudara dekat dengan “lho!”. Maksudnya, “lho” ternyata duitnya hasil korupsi. “Lho” ternyata belinya hasil morotin istri orang, dsb. Jadi kalau orang hidupnya hanya untuk cari “wah” atau pujian yang sia-sia, maka hidupnya pasti akan berakhir dengan kata “lho”, yaitu malu bahkan binasa secara sia-sia pula.

  Jadi sahabat tawa, mengapa harus menghabiskan umur hidup untuk mencari pujian yang sia-sia? Gunakanlah hidup seluruhnya untuk mencari dan mengejar perkenanan Tuhan. Sebab semakin berkenan kepada Tuhan, pasti semakin berguna buat sesama. Semakin berkenan kepada Tuhan, hidup pasti semakin berarti dan benilai. Nasihat bijak berkata:

Tidak! Kami tidak berbicara untuk menyenangkan hati orang, melainkan untuk menyenangkan hati Tuhan, yang menguji hati kami.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar