Tampilkan postingan dengan label ILUSTRASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ILUSTRASI. Tampilkan semua postingan

WANITA DAN CARANYA BERJALAN

 



              Banyak cara yang bisa kita gunakan untuk menebak karakter seseorang. Salah satunya adalah tentang karakter wanita diliat dari caranya berjalan, semoga bermanfaat!

1. Bila berjalan, sering menoleh ke kanan dan kiri.  Wanita seperti ini biasanya seneng cari tahu dengan tujuan supaya semua orang tahu. MaKsudnya tahu kalau dia mempunyai leher yang jenjang.

2. Bila berjalan suka menunduk. Cara berjalan melambangkan wanita seperti ini memiliki sifat yang tertutup. Kelebihan wanita ini adalah sering menemukan duit di jalan.

3. Bila berjalan menatap lurus ke depan. Wanita seperti ini biasanya memiliki pandangan yang luas, cenderung suka melamun.

4. Bila berjalan badan tampak tegak.  Wanita ini tegas menentukan sikapnya sendiri dan cenderung sombong.

5. Bila berjalan sambil cengar-cengir, senyam-senyum tanpa alasan jelas. Ini sih wanita gila, agak kurang waras jangan didekati. Kalo berani mendekat ya resiko tanggung sendiri.

6. Bila berjalan sambil nyanyi-nyanyi trus bawa kecrekan. Itu berarti dia WARIA alias BANCI KALENG, bukan wanita asli.. .

7. Bila berjalan, dari belakang kelihatan seperti tidak memijak tanah, apalagi kalo punggungnya bolong... Mungkin dia hantu....lariiiiii...... HIHIHIHI ….

8. Kalo ada wanita berambut panjang menutup muka dan keluar merangkak dari dalam TV anda, maka itu Suster Ngesot!

9. Kalo ada wanita yg berjalan melompat2, nah lho, ini pasti…pastiiii…. pocong betina... Mamiiiiiii...atu … atu … tatut…

10. Kalo berjalan sambil serius ngeliatin jalanan. Ini mungkin wanita yang baru kehilangan dompet, bagi siapa yg menemukan dompetnya tolong dikembalikan pada pemiliknya.

  Sahabat tawa, hidup harus terus berjalan. Sebab hidup adalah waktu. Dan waktu tidak pernah bisa menunggu. Terkadang dalam hidup terasa penat, atau mungkin justeru ingin berhenti lebih lama sedikit dalam nuansa bahagia. Tetapi ternyata hidup tidak pernah bisa berhenti. Ia terus berjalan, berjalan dan terus berjalan. Tidak peduli bagaimana keadaan atau pun perasaan kita, hidup memaksa kita harus terus berjalan. Ya hidup menarik kita untuk terus berjalan sampai dipenghujung jalan.

  Uniknya, setiap jalan hidup yang kita lalui membawa kita kepada 2(dua) kemungkinan yang harus kita pastikan sekarang. Yaitu bahagia selamanya, ataukah menderita selamanya. Wejangan hikmat menasehati:

Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."

 

MODAL NAMPANG

 





  ''Kelakuan ABG Zaman Sekarang'' seringkali bergaya BBG maksudnya adalah Bener-Bener Gemesin.

     Ada gadis ABG berdandan cantik, lalu pergi ke mall ajak teman, tapi cuma bawa uang 50 ribu. Sampai di mall dengan tampang super pede masuk ke oulet yang jual baju & asesoris mahal, diambil bajunya lalu dicoba di kamar pas.  Lalu photo-photoan dengan gaya super narsis. Setelah puas photo-photoan, bajunya dilepas lalu dikembalikan lagi ke display. Terus keluar dari mall cuma bayar uang parkir doang.

  Sampai dirumah, foto hasil jepretan yang pake baju bagus di mall tadi di upload ke FB. Trus update status… "Huft, kesel habis shopping sampek uang 500 ribu ludes"..

Kemudian status dikomen sama ibunya, "Loh, bukannya mama cuma ngasih uang 50 ribu? Dimana kamu dapet sisanya, atau jangan-jangan kamu...?" Karena malu, langsung akun fb ibunya di blockir.

  Trus kalau dijempoli atau di 'like' sama teman-temannyanya, langsung dikomen… ''Iyah, capek banget sampai tepar nih gua sekarang, coz seharian shopping. Kapan gua ke mall lagi temanin yach… kalau bisa sekalian bayarin…!''

  Wkwkwkwkwk… Haloooooo…….Ada yang pernah lakuin kayak gini, atau ada yang nambahin??

  Sahabat tawa, banyak orang dalam hidup mengejar kata “wah” agar ditujukan kepadanya sebanyak-banyaknya. Missal, “wah”... bajunya keren. “Wah”…  gadgetnya canggih, atau “wah” berliannya…ekslusif…dll. Padahal kata”wah” itu bersaudara dekat dengan “lho!”. Maksudnya, “lho” ternyata duitnya hasil korupsi. “Lho” ternyata belinya hasil morotin istri orang, dsb. Jadi kalau orang hidupnya hanya untuk cari “wah” atau pujian yang sia-sia, maka hidupnya pasti akan berakhir dengan kata “lho”, yaitu malu bahkan binasa secara sia-sia pula.

  Jadi sahabat tawa, mengapa harus menghabiskan umur hidup untuk mencari pujian yang sia-sia? Gunakanlah hidup seluruhnya untuk mencari dan mengejar perkenanan Tuhan. Sebab semakin berkenan kepada Tuhan, pasti semakin berguna buat sesama. Semakin berkenan kepada Tuhan, hidup pasti semakin berarti dan benilai. Nasihat bijak berkata:

Tidak! Kami tidak berbicara untuk menyenangkan hati orang, melainkan untuk menyenangkan hati Tuhan, yang menguji hati kami.

 

JOMBLO COMMUNITY

  


 

Jomblo itu… Sebuah pilihan. Bukan kutukan, atau takdir. Tapi, Sebuah pilihan, buat menikmati hidup. So Santai aja..

Jomblo itu…. bebas. Bebas melakukan apa saja sesuka. hati. Dan ga ada lagi istilah sakit hati. So, ga ada air mata.

Jomblo itu…. sendiri. Tapi, ga kesepian.  Jomblo itu, bisa gabung ama siapa saja. Jalan sama teman-teman buat mempererat tali persahabatan.

Jomblo Itu…hemat. Ga akan ada biaya tambahan.

Jomblo Itu…lepas. Lepas dari godaan Setan.

Dan Percaya aja, Diakhirat nanti yang dicari Tuhan bukan mana pacarmu? Tetapi… adakah iman dihatimu?

Jadi kepada para jomblo, mari kita menyanyi lagu kebangsaan kaum jomblo.  Siap… 1, 2, 3… ayo “mblo” nyanyi:

Begini nasib jadi bujangan.

Kemana-mana asalkan suka.

Tiada orang yang melarang.

Hati senang walaupun tak punya uang o...ooo…

Hati senang walaupun tlah jual kutang…. He...he.. 

   Sahabat tawa, dalam hidup ini ada 2 keputusan terbesar yang harus kita lakukan. Keputusan pertama adalah menerima atau menolak juruselamat. Keputusan ke dua adalah menikah atau membujang. 2 keputusan tersebut menentukan apakah kita harus masuk surga atau neraka.

  Keputusan pertama, yaitu menerima atau menolak juruselamat itu untuk menentukan kebahagiaan di surgea kekal.  Keputusan ke dua, yaitu menikah atau membujang itu menentukan kebahagiaan di surga dunia.

  Daripada menikah dengan orang yang salah, memilih membujang adalah keputusan yang lebih baik.  Jangan menikah hanya karena mengejar status. Jangan menikah hanya karena “takut dikatakan orang tidak laku.” Juga jangan menikah karena semua teman sudah menikah. Menikahlah karena Tuhan sang juruselamat memanggil anda untuk masuk ke dalam pernikahan yang suci. Nasehat bijak berkata:

Kepada orang-orang yang belum kawin dan kepada wanita-wanita yang sudah janda, inilah nasihat saya: Lebih baik Saudara tetap hidup sendiri seperti saya.  Tetapi kalau Saudara tidak dapat menahan nafsu, Saudara hendaknya kawin. Sebab lebih baik Saudara kawin daripada nafsu

 

S I S I R

 



              Suatu pagi di sebuah kelas terjadi percakapan sebagai berikut:

Guru      : Ucup, kenapa rambutmu kusut sekali?

Ucup     : Ucup gak punya sisir, bu..

Guru      : kan bisa pinjam sisir ibumu..

Ucup     : ibu sudah meninggal

Guru      : pinjam sisir kakakmu

Ucup   : gak punya kakak, Ucup anak tunggal, bu

Guru   : jadi,kau tinggal dengan siapa?

Ucup   : ayah...

Guru   : ya sudah, pinjam sisir ayahmu..

Ucup  : ayah tidak punya sisir, bu

Guru  : apa ayahmu sudah sangat miskin sekali, kok sam  pai tidak punya sisir?

Ucup  : bukan begitu bu, ayah saya merasa tidak ada manfaatnya membeli sisir buat beliau.

Guru  : Kenapa bisa begitu?

Ucup  : ya, bu sebab ayah saya pria BOXY.

Guru  : Apa maksudnya?

Ucup  : Ayah saya botak tapi sexy, bu...

  Sahabat tawa, orang berkata: “kita lahir telanjang, dan tidak membawa apa pun juga ke dalam dunia ini.” Tetapi saya mengingatkan kita semua, memang benar kita semua lahir dalam keadaan telanjang. Tetapi bukan berarti kita lahir tidak membawa apa-apa. Kita semua diijinkan terlahir di dunia dengan membawa suatu tujuan hidup yang harus kita kejar dan raih. Kita dating ke dunia membawa suatu rancangan maha agung yang harus kita genapi dalam sepanjang umur hidup kita.

  Karena itu dalam hidup ini, fokuslah pada tujuan hidup anda. Jangan pernah membeli sesuatu, walau sangat murah, jika hal itu bertentangan dengan tujuan hidup anda. Belanjakanlah semua uang anda, bahkan habiskanlah umur hidup anda, jika dengan semua itu anda bisa mencapai tujuan hidup anda. Kata-kata bijak berkata:

Itu sebabnya saya berlari terus menuju tujuan akhir untuk mendapatkan kemenangan, yaitu hidup di surga; untuk itulah Tuhan memanggil kita melalui Juruselamat yang sudah mati dan bangkit untuk kita orang berdosa.

 

ANJING KUDISAN

 



 

              Di suatu desa, konon terdapat kolam yang ajaib  yang bisa mengubah muka dan tubuh orang. Suatu hari ada seorang wanita tua yang datang kesana, di depan kolam itu dia bertemu bapak-bapak seumurannya.  Lalu si ibu berkata, "Apa apa bener kolam ini adalah kolam ajaib yang bisa mengubah muka orang". “Wah, gak ngerti ya. Gosipnya sih begitu.” kata si bapa tadi. Tiba-tiba si ibu itu berteriak sambil berlari menuju kolam, “Saya ingin jadi Bella Safira.” Lalu ibu itu kejebur di kolam. Pas keluar, ajaib banget. Si ibu berubah mukanya mirip banget dengan Bella Safira.

  Si bapak itu kaget setengah mati, ia berkata dalam hati, "Wah kok bisa mengubah muka seperti itu. Saya juga mau ah." kata si bapa. Lalu si bapak itupun nyemplung ke kolam dengan berteriak, “Aku ingin menjadi Ari Wibowo”. Lalu “Byuurrrr…”. Akhirnya wajah si bapak itu pun berubah mirip Ari Wibowo.

  Ternyata disitu ada pemuda yang melihatnya dari jauh. Da ia pun ingin mengubah mukanya. Ia mengambil ancang-ancang, dengan sekuat tenaga ia berlari menuju kolam, "Saya ingin jadi... ". Belum selesai ngomong tiba -tiba ia tersandung batu dan mengumpat,  "Anjing kudisan”, lalu kejeburrrr... byuuurrr…. Sahabat tawa, tahu enggak? Ketika keluar dari kolam mukanya mirip siapa? Ayo tebak… jangan cekikikan….!

 Hati-hati deh dengan ucapan. Apa yang terucap adalah mengalir dari hati. Hati yang berpengetahuan, mulutnya mengalirkan hikmat.

   Hati yang bersih, mulutnya mengalirkan ucapan yang mendatangkan keteduhan. Hati yang suci, mulutnya akan mengalirkan kata-kata yang mendatangkan rasa hormat akan Tuhan.

    Hati yang bijak, mulutnya akan mengalirkan kata-kata kearifan. Begitu pula sebaliknya…

Nasehat bijak berkata:

Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.

 

PERMINTAAN BOSS

 




              Seorang manajer bersama kedua karyawannya  pergi keluar untuk menikmati makan siang. Di tengah jalan, mereka menemukan sebuah lampu antik. Saat mereka membersihkan lampu antik itu, tiba-tiba keluar seorang jin.

              "Hamba siap mengabulkan tiga permintaan. Tiap orang hanya boleh mengucapkan satu permintaan saja, " kata jin itu.

  Karyawan pertama berkata: "Saya ingin berlibur ke Hawaii sekarang juga!" Lalu mak whuuusss. Karyawan pertama tadi lenyap.

  Karyawan ke dua: "Saya ingin pergi ke Bali dan ditemani gadis-gadis sana sambil berfoya-foya. Sekarang juga." Lalu mak whuuussss. Karyawan ke dua juga lenyap.

  Sekarang Jin yang keluar dari dalam lampu antic tadi bertanya pada manajer: "Bagaimana dengan permintaan Anda, bos?"

  Manajer itu berkata dengan ketus: "Kembalikan dua karyawan kurang ajar itu ke kantor setelah saya selesai makan siang."

  Sahabat tawa, dari tawaran jin tadi bisa terbaca jalan pikiran antara karyawan dan manajer tadi ternyata berbeda. Si karyawan ingin mengejar mimpinya yaitu hidup untuk bersenang-senang dan berfoya-foya. Sementara sang manajer menginginkan hidup itu harus menuanaikan tanggung jawab. Bukankah ini jalan pikiran yang kontradiktif?

  Bila hidup hanya mengejar kesenangan, maka kesusahan pasti ada di ujung jalan. Tetapi bila hidup itu untuk menunaikan tanggung jawab, maka semakin dekat dengan tuntasnya tanggung jawab, hati semakin berdebar dengan kebahagiaan. Dan bila tanggung jawab bisa diselesaikan, berarti semakin bertambah kepercayaan dan kemuliaan hidup dituai.. Dan kita menemukan diri ini semakin berarti. Dan bersiaplah menikmati selanjutnya. Nasehat bijak berkata:

Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

 

UMUR SAMA KOK NASIBNYA BEDA

 


 

              Seorang pria tua mendatangi dokternya, mengeluh sakit di sebelah kakinya. Sang dokter memeriksa tapi tidak menemukan apa-apa. Dia lalu mengadakan pemeriksaan lebih menyeluruh tapi tetap tidak menemukan penyebab rasa sakit itu.

              Akhirnya sang dokter berkata, "Saya tidak menemukan penyebabnya Pak. Sakit Bapak itu karena umur yang sudah tua. Maaf, kalau itu sebabnya saya tidak bisa berbuat apa-apa"

  Pak tua menjawab, "Tapi itu sama sekali tidak mungkin Dok. Diagnosa Dokter pasti keliru!"

  "Tidak mungkin? Keliru? Jangan lupa Pak, sayalah dokternya, ahlinya. Kok Bapak berani bilang diagnosa saya keliru?”, sergah dokter mendebat pernyataan pasiennya.

  "Karena, kaki saya yang sebelah lagi tidak sakit sama sekali Dok. Padahal umurnya kan sama?”, kata si pasien sengit tak mau kalah.

  Sahabat tawa, dalam hidup ini ada banyak pertanyaan yang sangat sulit untuk kita menemukan jawabannya secara pasti. Seringkali hal ini sangat menggelisahkan hati.

  Seorang penulis yang bernama Daud bin Isai, pernah mengalami hal yang sama dan ia sangat gelisah dengan semua hal itu. Ia bersaksi, ketika ia memiliki pertanyaan-pertanyaan dalam hidup yang sangat menggelisahkan hatinya dan sulit untuk menemukan jawabannya, akhirnya ia mencoba untuk menghadap Tuhan, ia menyembah Tuhan dengan khusyuk, dan ia sangat menikmati kehadiran Tuhan dalam doa dan penyembahannya itu. Dan inilah kesimpulan yang ia nyatakan:

“Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Tuhan selama-lamanya.”

 

Jadi, jika hidup ini masih bisa menikmati kehadiran Tuhan, semua pertanyaan itu tidak perlu menggelisahkan hati kita. Bagaimana dengan sahabat semua?

 

LOMBA MEMPUNYAI BANYAK ANAK

 



 

             

    Ada sebuah perlombaan "Lomba Punya Banyak Anak".

   “Ya...sekarang perlombaan di mulai...!!!!  Peserta pertama, dari Amerika Serikat diwakili Mr. Jones dari Texas....”, kata MC. Mr. Jones  pun berkata, “Hello, Anak saya ada sebelas....”.  “Wah...fantastis...bayangkan sebelas anak!!!!”, kata MC mempertegas. Penonton pun bertepuk tangan dan terkagum-kagum....

  MC melanjutkan acara, “Nah sekarang...sang juara bertahan...Mr. Abdullah dari Arab !!!!”. Mr. Abdullah pun berkomentar, “Hmm...seperti bisaa. Anak saya bertambah tiga.. yaa.. menjadi dua puluh tiga.”. MC pun menyahut, “Wah...wah...wah, Mr. Abdullah makin memantapkan saja posisinya sebagai juara.” Penonton menjadi lebih terkagum-kagum dan bersorak.

  Lalu MC berkomentar, “Nah sekarang dari Indonesia...diwakili oleh Mr. Asep… Mr. Asep ini sebenarnya pendatang baru di perlombaan ini, jadi lansung saja Mr. Asep...!!!!!” Tiba-tiba penonton bersorak-sorak, berteriak lebih ramai lebih dari biasanya dan seluruh penonton berkata sesuatu yang seragam: “AYO BAPAK……. AYO BAPAK……. AYO BAPAK...AYO BAPAK...!!!

  Ternyata semua penonton itu adalah anaknya Asep  orang Indonesia wuih...wuihh...wuuuuiiihhh….

  Sahabat tawa, Tuhan memang member amanat kepada manusia yang berbunyi, “Berkembang biaklah dan penuhilah bumi. Berkuasalah atas binatang-binatang…dan seterusnya.” Jadi jelas, memiliki anak itu sah dan keharusan bagi orang yang berkeluarga, sebab anak adalah bukti buah cinta kasih mereka sebagai suami dan istri.

  Namun demikian, mengendalikan jumlah anak adalah baik demi suksesnya tanggung jawab dalam menghasilkan keturunan yang berkualitas. Karena itu kita harus dukung program pemerintah dalam menjalankan program KB atau keluarga berencana, sepanjang hal itu tidak menyalahi hukum Tuhan.

  KB apakah yang tidak menyalahi hokum Tuhan? Secara prinsip dan sederhana adalah KB yang dilaksanakan dengan cara mencegah bertemunya sel sperma dan sel telur adalah praktek keluarga berencana yang sangat disarankan.  Mengapa demikian? Sebab bila sel sperma sudah bertemu dengan sel telur, atau sudah terjadi pembuahan maka sel telur yang sudah dibuahi tersebut sudah bisa disebut manusia, walaupun ia hanya manusia yang berbentuk sebuah konsepsi, sebab bentuknya masih belum seperti manusia, tetapi pada hakekatnya ia sudah menjadi manusia. Karena itu bila ia digugurkan, maka siapa yang menggugurkan ia identik dengan membunuh. Nasehat bijak berkata: 

Engkau melihat aku waktu aku masih sebagai bakal anak dalam kandungan; semuanya tercatat di dalam buku-Mu; hari-harinya sudah ditentukan sebelum satu pun mulai.

 

NAMA BAIK





Ada seorang gadis yang hamil di luar nikah. Karena takut sang pacar dianiaya oleh ayahnya, si gadis memberitahu keluarganya, bahwa biksu dekat rumahnyalah yang menghamili dia. Akhirnya keluarga ini bersama penduduk desa mendatangi si biksu dan memarahinya habis-habisan, mencaci maki dan meminta si biksu menerima anak tersebut.

Si biksu hanya terdiam tanpa menjawab. 

Kata-kata yang keluar dari mulutnya hanya, "Oh begitu. Baiklah" 

Kemudian anak itu diterimanya.

Sejak hari itu, biksu ini berusaha meminta susu dan menggunakan sedikit uangnya untuk kehidupan si anak ini.

Berita ini menyebar dengan cepat dan pamor biksu ini semakin buruk. Akibatnya makin banyak org membenci biksu ini.

Hari demi hari lewat. 

Gadis /ibu si anak hidup dalam kegelisahan karena merasa bersalah. Akhirnya si gadis mengakui bahwa ayah dari anak itu bukan si biksu. 

Keluarga ini kemudian mendatangi si biksu. Si biksu terlihat sangat kurus. Sedangkan anak kecilnya terlihat sehat dan gemuk.. Keluarga ini meminta maaf dan dan meminta kembali anak tersebut. 

Biksu hanya tersenyum dan berkata, "oh begitu ya. Baiklah"

Keluarga ini bingung dan bertanya "maaf anda telah kami rugikan sampai seperti ini, kenapa anda masih sebaik ini pada kami ? Nama baik anda rusak oleh kami. Kenapa saat itu anda tidak membela diri?"

Biksu tersenyum dan menjawab "Sebagai seorang biksu, saya tidak seharusnya terlalu mem-perdulikan hal seperti itu. 

"NAMA BAIK... "

"Apalah artinya buat kami ? Diejek dan di fitnah juga tidak masalah, kalau dengan menjaga anak itu, aku bisa meringankan beban si gadis dan menyelamatkan 1 nyawa. Bukankah saya sudah berbuat baik ? Lagipula kalaupun saya berusaha membenarkan diri saya, tidak banyak orang yang akan percaya. Karena itu untuk apa menyusahkan diri sendiri dan hidup dibawah perkataan org lain?"

Mereka semua terdiam. 

Dan biksu ini melanjutkan. 

"Seseorang jikalau dari awal percaya, dia akan tetap percaya kita. Kalau dari awal dia tidak percaya. Kita berusaha sekeras apapun dia tidak akan percaya.. Bukankah lebih baik aku diam dan tidak perlu membela diriku? Manusia yang berpikir negatif itu akan selalu menghakimi kita. Saat kita berbuat baik, kita dibilang punya tujuan tertentu. Saat kita salah, mereka hanya akan menambah garam pada luka. Tapi toh setelah semuanya lewat, hasil dari perjuangan kita yang mereka lihat. Karena itu biarlah kita selalu berbuat baik. Dan biarlah waktu yg membuktikan. Apakah kita benar-benar baik, atau hanya pura-pura baik..”

🙏🙏🙏