MENANAMKAN IMAN

2Timotius 1:5

Menanamkan iman di hati seorang anak bukanlah hal yang mudah. Terlebih di zaman ini dimana lingkungan, suasana dan pergaulan yang rusak sangat mengancam. Ajaran -ajaran sesat ber-seliweran mencari korban. Karena itu setiap orang tua Kristen harus mendengar panggil-an Tuhan untuk mendidik mereka dalam kebenaran.

1. BERSYUKURLAH BILA IMAN ANAK KITA TUMBUH (2Timotius 1:1-3)

Timotius adalah anak dari Eunike dengan ayahnya seorang Yunani. Ia memiliki seorang nenek bernama Lois.Meskipun demikian Rasul Paulus menyebut Timoitus adalah “anakku yang kekasih”. Sebab dia memang anak rohani Rasul Paulus.

Bila ingat Timotius Rasul Paulus    me-ngucap syukur ke-pada Tuhan karena melihat bagimana iman yang benar tertanam dalam dirinya.

Dunia sudah memutarbalikkan nilai-nilai dan kebenaran. Banyak orang tua terkecoh akan hal ini. Akibatnya, orang tua bersyukur hanya bila anaknya mempunyai rapot bagus, bisa kaya dan terhormat, tidak peduli bagaimana imannya.

Tanggung jawab utama orang tua adalah menanamkan iman yang benar di dalam Kristus kepada anak-anaknya. Karena itu yang utama bersyukurlah bila iman itu tumbuh di hati mereka.

2. IMAN ADALAH KEKAYAAN KELUARGA YANG HARUS DIWARISKAN  TURUN TEMURUN (2Timotius 1:5)

Kemungkinan besar Timotius adalah anak orang kaya. Sebab wanita Yahudi bila menikah dengan pria Yunani biasanya karena ia pejabat atau orang terpandang.

Tetapi yang membuat Timotius benar-benar kaya dan menjadi manusia yang benar-benar bernilai adalah karena imannya yang tulus ikhlas kepada Tuhan Yesus Kristus. Ini adalah warisan terbesar yang dan paling berharga. Sudahkah anda menyiapkan warisan iman kepada anak-anak anda? (Ulangan 6:3-9).

3. CARA MENANAMKAN IMAN

Memang iman adalah anugerah, karena Allah sendiri yang bias menumbuhkan(Efesus 2:8-9;1Korintus 3:6). Tetapi orang tua bertanggung jawab untuk mena-namkan benih dan merawatnya sampai ia tumbuh. Caranya?

· KETELADANAN (2Timotius 1:5)

Keteladanan adalah pahat terampuh untuk mengukir jiwa anak. Satu ton nasehat masih lebih mujarab satu ons keteladanan.

· DOA (2Timotius 1:3)

Bentengi anak-anak kita dari pengaruh jahat dengan doa. Air mata doa ayah dan ibu adalah berkat besar buat anak turun mereka.

· NASEHATI DAN  SEMANGATI

Jangan jemu menasehati dan menyemangati mereka secara kreatif. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar