LCD Text Generator at TextSpace.net

KEBERUNTUNGAN, APAKAH ADA?

Yosua 1:7-8




Ada seorang yang bertanya kepada Mario Teguh (seorang motivator): "Berapa persen peran keberuntungan dalam menentukan sebuah kesuksesan?"

Jawabnya: "Orang menempuh pendidikan yang baik supaya hidupnya beruntung. Orang berpakaian dengan rapi dan baik supaya beruntung.

Orang menjaga tutur kata dan tingkah lakunya supaya beruntung dalam pergaulan. Orang melakukan semua hal yang baik supaya beruntung dalam hidupnya. Jadi berapa persen peran keberuntungan dalam sebuah kesuksesan? Jawabnya adalah Seratus Persen!".

1. DUA JENIS KEBERUNTUNGAN (Yohanes 21:11)

· Keberuntungan yang diusahakan adalah keberuntungan seperti yang disarankan oleh Mario Teguh.

· Keberuntungan karena kasih karunia itu hanya  Allah yang bisa melakukannya.

Dalam realita perbandingan antara keberuntungan yang diusahkan dengan keberuntungan karena kasih karunia adalah sekitar 15% : 85% atau 20% : 80%.

Para murid Yesus sudah memiliki keberuntungan yang diusahakan (memiliki perahu, ketrampilan dan pengetahuan menjadi nelayan), tetapi hanya karena campur tangan Tuhan   Yesus mereka memiliki keberuntungan karena kasih karunia.

2. CARA MERAIH KEBERUNTUNGAN KARENA KASIH KARUNIA (Yeremia 17:5-8)

Bukan pelihara pusaka atau jimat-jimat, tetapi milikilah hati yang mengandalkan Tuhan.

Caranya:

· Cintailah Firman Tuhan (Yosua 1:7-8)

Jika firman Tuhan yang menjadi penuntun hidup kita, maka kita akan dijauhkan dari kesialan dan diubah menjadi keberuntungan.

· Setialah terhadap perjanjian (Ulangan 29:9)

Tuhan benci kepada orang yang tidak berlaku curang. Jika kita adalah anak Allah maka kita harus memiliki watakNya, diantaranya yaitu ‘SETIA” (Mazmur 15:4).

· Jangan menyembunyikan dosa (Amsal 28:13)

Kesucian mengundang berkat yang bias dinikmati. Rejeki yang diperoleh tanpa kesucian hanya akan menjadi jerat bagi diri kita dan anak cucu kita (Amsal 20:7)

· Hargailah orang tuamu (Efesus 6:1-3)

Rahasia hidup bahagia/ beruntung dalam jangka yang panjang adalah dengan menghormati orang tua kita, khususnya ketika mereka masih hidup.

· Mintalah berkat Tuhan (Amsal 10:22)

Berdoa dan merendahkan diri di hadapan Tuhan adalah hal yang sangat penting. Hati yang berdoa dan merendahkan diri menggerakkan hati Allah untuk bermurah hati.

· Berlakulah jujur (Mazmur 15:1-5)

Kesuksesan yang diperoleh karena melakukan kejujuran akan menjadi kesuksesan yang kokoh. Mari kita belajar berlaku jujur dalam segala hal, termasuk dalam mengembalikan persepuluhan. Amin

[PESONA SABDA]




Tidak ada komentar:

Posting Komentar